Jakarta Pusat - Jum'at, 1 Maret 2025, Rumah Quran Al Muslim melaksanakan kegiatan pesantren kilat (sanlat) Ramadan di Jalan Kramat No.17, Jakarta Pusat berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan yang diperuntukkan bagi anak-anak tingkat SD, SMP, dan SMA ini diikuti oleh total 46 peserta, dengan mayoritas berasal dari jenjang sekolah dasar.
Antusiasme Peserta Sejak Registrasi
Pendaftaran ulang dimulai pukul 13.00 WIB. Para santri, baik yang diantar orang tua maupun yang datang sendiri, tampak bersemangat untuk mengikuti kegiatan sanlat ini. Tepat pukul 13.30 WIB, acara resmi dibuka dengan pembagian peserta menjadi dua kelompok: kelas dasar untuk peserta SD dan kelas intermediate untuk peserta SMP serta SMA. Pembagian ini dilakukan agar materi yang disampaikan lebih sesuai dengan jenjang pemahaman masing-masing.
Rangkaian Kegiatan Sanlat
Kegiatan sanlat diawali dengan tadarus Al-Quran bersama, di mana para santri membaca ayat-ayat suci dengan bimbingan ustadz dan ustadzah. Setelah itu, peserta melaksanakan sholat berjamaah dengan tertib, menunjukkan kedisiplinan dan kekompakan mereka.
Untuk kelas dasar, sesi kajian keislaman disampaikan melalui metode dongeng yang dibawakan oleh Kak Zal. Salah satu materi yang diberikan adalah tentang Birul Walidain atau berbakti kepada orang tua, yang dikemas dalam cerita menarik sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
Sementara itu, peserta kelas intermediate mendapatkan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Ustadz Abi Darda, pimpinan Rumah Quran Al Muslim. Diskusi berjalan dengan sangat menarik, dengan peserta SMP dan SMA yang aktif bertanya dan mengutarakan pendapat mereka. Ustadz Abi Darda menekankan bahwa remaja harus dibina dengan baik agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan yang negatif.
Selain itu, para santri juga mendapatkan pembelajaran soft skill berupa public speaking. Mereka diajak untuk berani berbicara di depan umum dan melatih kepercayaan diri mereka. Tidak ketinggalan, sesi permainan edukatif turut memeriahkan suasana sanlat, membuat anak-anak semakin betah dan bersemangat.
Keceriaan di Setiap Kegiatan
Pada saat sholat berjamaah, para santri dengan sigap mengambil wudhu dan menyusun shaf dengan rapi. Hal ini menunjukkan kesungguhan mereka dalam menerapkan nilai-nilai ibadah yang telah dipelajari. Di sela-sela kegiatan, peserta sanlat diberikan waktu istirahat untuk melepas lelah sebelum melanjutkan sesi berikutnya.
Di ruangan berbeda, peserta SMP dan SMA terlihat begitu aktif dalam diskusi yang dipandu oleh Ustadz Abi Darda. Beliau menyampaikan bahwa generasi muda harus memiliki pemahaman keislaman yang kuat agar tidak mudah terbawa arus pergaulan yang kurang baik. Oleh karena itu, beliau berharap program pesantren kilat seperti ini dapat terus berlanjut.
Berbuka Puasa Bersama dan Kesan Peserta
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta berbuka puasa bersama. Walaupun menu yang disajikan sederhana, kebersamaan yang terjalin membuat suasana berbuka semakin hangat dan penuh kebahagiaan.
Salah satu peserta sanlat mengungkapkan kesan dan pesannya terhadap kegiatan ini, "Alhamdulillah, saya sangat senang mengikuti sanlat ini. Jika ada lagi, saya pasti ingin ikut lagi."
Panitia sanlat juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran kegiatan ini. Dukungan dari donatur dan masyarakat sekitar sangat berarti dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan penuh keberkahan bagi para santri.
Semoga kegiatan pesantren kilat ini dapat menjadi pengalaman berharga dan memberikan manfaat besar bagi para peserta dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam.
Tulis Komentar